Background

Sinopsis Skip Beat Episode 13


Lian ditawari makanan dari gong xi oleh manajernya namun ia menolak dengan alasan tidak lapar, gong xi mengambil kotaknya dan membujuk lian yang tetep gak mau makan. 


 
Manajer yang melihat kepedulian gong xi terhadap lian merasa senang dan tertawa sendiri sampai gongxi menanyakan alasannya tertawa, manajer beralasan bento yang dibawakannya enak yang membuatnya senang, manajer juga menyuruh gong xi memarahi lian karena semalaman ia tidak tidur untuk menonton film asli dari dark moon sehingga ia bangun terlambat dan tidak makan.  
 
Gong Xi terkejut mengetahui Lian tidak tidur semalaman. Mengapa ia lakukan itu? Gong Xi begitu takut dipengaruhi oleh karakter wei xu yang asli kalau ia menontonnya, ia menolak untuk menontonnya.  
 
Tapi gong xi penasaran alasan lian menontonnya, ia bertanya ke lian namun lian diam tak kunjung menjawab sampai kru film memanggilnya untuk mulai syuting. Gong xi masih bertanya-tanya alasan lian menonton film aslinya, ia sempat curiga apakah lian tidak menemukan karakternya namun pikiran itu langsung ia singkirkan, hal itu tidak mungkin karena ia adalah lian. 
 
Namun saat syuting lian dCut sutradara. Sutradara menghampiri lian dan memberitahukan kesalahannya lalu lian minta waktu untuk istirahat sebentar, 
 
gong xi tidak percaya lian melakukan kesalahan saat acting. Lian pergi untuk merenungkan 
 
gong xi yang melihatnya akan mengejarnya namun manajer mencegahnya karena saat ini lian butuh waktu untuk sendiri. 
Gong xi mempelajari karakter lian dengan membaca kisah hidup karakter yang dimainkan lian
 
 
 
sedangkan lian sedang menghadapi kegalauannya dengan karakter yang harus ia mainkan.
Syuting di mulai lagi namun lian tetap melakukan kesalahan lagi
 
sutradara menyuruhnya untuk istirahat lagi, ia berharap setelah ini actingnya akan membaik. Lian pergi dengan lesu
 
gong xi beserta manajer lian hanya bisa melihatnya. 
 
Dujin dan gong xi membahas masalah lian yang sudah 4x mengulang scene yang sama. 
Lian berfikir sendirian lalu sutradara mendekatinya. 
 
Sutradara berkata aktingnya sebenarnya bagus namun emosinya tidak muncul. 
 
Seharusnya emosinya untuk mei yue muncul (lian memerankan jia yue yang gara2 ayahnya membuat orang tua mei yue meninggal)
 
mendengar yang dikatakan sutradara lian merenungkan kembali
 
 
 
set beralih ke Shang yang bekerja dengan tekun menjalani pemotretan.  
 
Setelah pemotretan selesai shang meminta manajernya untuk pergi makan karena ia lapar.
 
Manajernya menyuruhnya untuk ganti pakaian terlebih dahulu dan ia akan reservasi tempat. 
Saat manajernya mau telp shang bertanya kenapa ia harus keatas hanya untuk telp. Manajer beralasan kalau ia menelpon disini sinyalnya buruk. 
 
Shang dengan manja mengatakan apa yang akan ia lakukan kalau manajernya tidak ada. 
 
Manajernya menyuruhnya untuk tidak merengek lalu mendorong shang untuk masuk ke ruang ganti. 
 
Manajer shang lalu berpikir apakah shang baik2 saja karena sikapnya tidak menunjukkan kemarahan, 
 
namun saat melihat artikel gong xi dan lian ia terlihat marah walaupun ia bilang tidak apa2 dan masalah gong xi bukan urusannya.
 
 
 
Gong xi memberikan bekal makanan untuk lian seperti pasangan yang sedang kasmaran, 
 
 
mereka mengekspresikan perasaan cintanya dengan menikamti makanan bersama apalagi gong xi menyuapi lian.
 
ternyata semua itu hanyalah khayalan shang yang membayangkan hal tersebut. 
 
Ia tidak percaya bisa membayangkan hal aneh seperti itu. Kenapa ia harus peduli kalau ia main drama bersama lian. 
 
Lalu ia berfikir kembali mereka berkolaborasi dalam sebuah drama dan hal itu tidak akan membuat mereka menikamati waktu makan bersama (masih sibuk membayangkan gong xi yang makan bareng dengan lian). 
 
Shang dipenuhi fikiran tentang gong xi dan lian. Tapi mereka hanya teman dan bukan tipe yang akan bermesraan setiap hari atau mengobrol yang lainnya. 
 
Dun he lian tidak mungkin menyukainya, semua orang bilang dia yang paling tampan di industry ini jadi mengapa ia harus memperhatikan gong xi? 
 
Jika aku jadi dirinya, ia tidak akan terganggu oleh gong xi apalagi ia yang tertampan dalam industry ini seharusnya ia lebih memilih dengan wanita yang cantik dan pastinya bukan gong xi. 


 
 
Ok jadi itu kesimpulan yang daritadi difikiran shang. Shang jadi bertanya-tanya mengapa ia memikirkan hal ini
Lian mulai syuting lagi dengan adegan yang sama namun saat ia menyentuh tangan kawan mainnya emosinya tidak bisa ditunjukkan dan ia hanya terdiam, gong xi merasa aneh dan manajernya juga mengatakan kalau ini pertama kali lian merasa panic dalam berakting, ini juga pertama kalinya ia melihat ekspresi lian yang seperti itu. 
 
 
Sutradara bilang cut dan lian seperti depresi, saat sutradara mendekat ia hanya mengatakan maaf berulang-ulang dan hal ini membuat lian seperti tertekan.
Malam itu, lian masih berkubang dalam keputusasaan dan melampiaskan dengan minum dirumahnya tanpa memperdulikan ponselnya yang terus bordering.
Yang menelfon adalah dujin karena seharusnya sesuai jadwal mala mini lian ada acara promosi. Du jin tidak tahu apa yang seharusnya ia lakukan. 
 
Hari berikutnya, Gong Xi bertanya apakah sutradara benar-benar memberi waktu Lian off selama beberapa hari.  
 
Sutradara membenarkan kalau kemarin ia memutuskan untuk meliburkannya.  
 
Xu Fang sadar yang ia lakukan sangat kejam. Namun, ini adalah satu-satunya cara yang ia bisa lakukan untuk membantu lian. Ia ingin lian mencari karakternya terlebih dahulu, setelah ia menemukan karakter jia yue ia bisa kembali untuk memulai syuting.  
 
Xu Fang kemudian membahas pengalamannya tentang seberapa keras ia mencoba untuk keluar dari bayangan ayahnya dan ia merasa tidak berguna apalagi syuting terhambat karena masalah ini. Gong Xi meyakinkannya bahwa tidak ada yang akan memandangnya rendah
Gong Xi mengkhawatirkan Lian. Bagaimana dia bisa membantunya? Gong xi berjalan menyusuri lorong sambil membawa kostum coco, 
saat itulah ia melihat lian yang sedang berdiri sendirian
 
ia melihat kostum CocoNya dan teringat saat dulu ia jadi coco yang bisa membantu lian. Ia memutuskan membantu lian dengan cara yang sama. 
Saat lian masih galau dengan karakternya, gong xi yang menyamar sebagai coco mendekatinya. Coco menyapa lian dengan bilang lama tak jumpa, 
 
lian bertanya bukankah ia sudah dipecat? 
 
Gong xi mengatakan kalau ceritanya panjang sehingga ia kembali lagi disini, dan ia bertanya ada apa dengannya sepertinya ada masalah yang mengganggunya? Lian malah tidak memperdulikannya dan pergi, 
 
gong xi mengikutinya dan mereka berdua duduk dengan berdiam diri. 
 
Gong xi menyuruh lian cerita tapi lian malah menanyakan apakah ia pernah jatuh cinta? Gong xi kaget lian menanyakan masalah cinta, karena ia pikir hal yang mengganggunya adalah masalah pekerjaan.  
 
kemudian ia bertanya lagi dan lian berkata diusianya yang sekarang ia belum pernah menjalin hubungan yang serius. Gong xi tidak percaya, ia terkejut sekali lagi mengetahui kalau diusia lian yang sekarang ia sama sekali belum pernah jatuh cinta 
 
Lian lalu cerita sebelumnya ada yang mengatakan kalau dirinya tidak dapat melakukan peran didrama yang akan ia mainkan karena ia belum pernah mencintai seseorang tapi orang itu mengijinkannya untuk main didrama dark moon kalau ia bisa memainkan peran dgn baik. 
 
Gong xi yang mendengarnya sudah bisa mengira orang yang mengatakannya adalah direktur LME. Gong Xi kemudian menyadari masalah pekerjaan Lian berasal dari adegan cintanya. 
 
Saat lian masih bercerita gong xi melihat ada kecoa dibahu lian, ia langsung memukul bahunya untuk mengusir kecoa, 
 
lian yang tidak tahu bingung dengan kelakuan gong xi, 
 
lalu ia menjelaskan kalau tadi ada kecoa dan ia hanya mencoba mengusirnya. 
 
Lian sudah menceritakan segalanya dan ia ingin coco menunjukkan dirinya,..
 
lian mencoba melepas kepala coco untuk melihat siapa dibalik kostum coco 
 
namun yang lepas bukan kepalanya namun hiasan yang ada dikepala. Melihat jambul kepala ayamnya lepas gong xi berteriak
Direktur LME luo li datang ke lokasi syuting dark moon dan sedang bicara dengan sutradara, direktur mau bertemu dengan lian namun sutradara mengatakan kalau lian sedang tidak ada jadwal syuting sehingga tidak ada, direktur sedikit curiga dan ia meminta sutradara kalau ia datang lagi, ia berharap bertemu dengan lian.
Lian dan Gong Xi berhasil memperbaiki kostum coco, tapi coco seakan ngambek dengan membelakangi lian, 
 
lian mengatakan ia sudah memperbaiki coco jadi seharusnya ia tidak marah. Padahal Gong xi merasa lega karena tadi identitasnya hampir ketahuan oleh lian.   
 
Lian melihat ponselnya lalu pamitan untuk pergi karena sudah waktunya ia melakukan pekerjaannya, 
 
ia juga berkata tidak tahu kenapa menceritakan masalahnya namun setelah bicara dengannya moodnya menjadi lebih baik, ia tersenyum dan mengucapkan terima kasih lalu pergi 
 
gong xi mengikutinya sampai naik lift. 
 
Ekspresi lian menunjukkan masih ada masalah yang ia fikirkan 
 
gong xi menghiburnya kalau ia percaya lian dapat menemukan karakternya dan ia pertaruhkan reputasinya. 
 
Setelah mengucapkan kalimat tadi gong xi jadi berfikir kalau lian akan sadar karena sebelumnya lian pernah mengatakan hal yang sama untuknya. Untung saja lian masih galau jadi kurang memperhatikan.
lian keluar dari lift dengan mengungkapkan hal yang dipikirkannya, ia tidak tahu apa yang disebut hubungan yang romantic dengan seorang gadis, ia juga tak tahu apa itu cinta. Kemudian ia bertanya ke coco “apa kau tahu arti cinta?”
Coco memberikan jawaban cinta itu seperti dua orang yang menghabiskan waktu bersama dengan gembira, saat mereka mendengar suara satu sama lain atau saling bertemu dan saling memandang mereka akan mersakan bahagia, itulah yang disebut cinta.
Lian masih kurang memahami dan memintanya untuk memberikan contoh yang lain. Gong xi bingung karena pengetahuan lian tentang cinta benar-benar 0, bagaimana kalau luan tidak dapat menemukan karakter jia yue. Tapi gong xi percaya lian akan dapat mengatasinya dan mulai memberikan penjelasan yang lain.
Ia memberikan contoh kalau saat bertemu dengan gadis dan melihat sikapnya ia akan mersa kalau gadis itu sangat cantik atau imut. Inilah poin pentingnya. “apakah kau pernah merasakan perasaan seperti itu?”
Lian kemudian mulai berfikir 
 
 
dan yang muncul dipikirannya adalah saat-saat ia bersama dengan gong xi.
Coco berkata “apakah kau memikirkan sesuatu?”
“kalau ia pernah merasaka perasaan itu apa maksudnya?”
“kau pernah?lian, itu adalah awal dari cinta”
Mendengarnya membuatnya tidak percaya
Set beralih saat lian sendiri merenungkan apa yang didengarnya dan ia  tak menduga kalau ayam coco bisa mengajarinya tentang cinta, siapa dibalik kostum coco sebenarnya?sepertinya ia lebih mengerti dirinya daripada dirinya sendiri.
Kembali ke percakapan coco dan lian, coco bertanya siapa yang lian pikirkan?apakah ia sudah berani mengungkapkannya?
Lian hanya bilang kalau gadis itu lebih muda darinya dan temannya waktu sekolah.
Gong xi yang mendengarnaya merasa senang dan kegirangan, melihat tingkah coco lian bertamya “kenapa kau yang senang?”
“itu bagus, karena ia tahu karakternya juga tentang hubungan dengan yang lebih muda, hal ini sama dengan kehidupan nyata yang kau alami”
“jadi?”
“jadi cepatlah membujuk  gadis itu untuk lebih dekat agar dapat membantu aktingmu”
Lalu coco melanjutkan nasehatnya “maksutku ini bukan sesuatun yang buruk karena ia adalah laki-laki yang baik dan ia peduli terhadapnya, kau bisa kencan dan melatih kemampuan aktingmu. Ini adalah sesuatu yang bagus”lian berpikir kembali(si abang kebanyakan mikir)
Lia berkata “ saat ini aku tidak ingin menjalin hubungan dengan siapapun”
“kenapa tidak?”
“itu karena ‘disini” aku tidak bisa membiarkan siapapun menjadi seseorang yang penting buatku”
Kembali ke set lian yang sedang sendiri, ia berpikir saat ini pekerjaanlah yang paling penting.
Du jin masuk keruangan lian untuk memberitahunya acara akan dimulai, ia melihat kotak makan lian masih utuh dan tidak tersentuh, 
 
ia menasehatinya walaupun saat ini ia masih dalam masalah tapi ia harus makan yang teratur karena setiap harinya ia harus melakukan pekerjaan. Du jin nasehatin tapi lian malah melamun yang membuatnya khawatir namun lian bilang kalau ia tidak apa-apa dan mereka berjalan untuk syuting acara. 
Sambil jalan lian berkata dalam hati kalau konsentrasinya tidak boleh terganggu karena saat ini hal yang paling penting adalah pekerjaan bukan hubungan tapi ia sendiri masih tidak yakin
Gong xi sedang merapikan costum coconya memikirkan percakapannya dengan lian, ia penasaran apa yang lian maksud dengan ‘disini’ dan siapa gadis yang ia suka?apakah dari dunia entertainment juga?
Syuting film dimulai dengan adegan wei xu dan mei yue, gong xi berakting dengan baik dan dipuji, 
 
setelah itu ia keruang ganti untuk set selanjutnya. 
 
Lawan main lian sebagai mei yue datang dengan asisitennya lalu menjelek-jelekkan lian, ia bilang saat berakting dengan lian emosinya tidak bisa keluar, berbeda dengan emosinya saat berakting dengan gong xi yang membuat emosinya bisa keluar. 
 
Gong xi tidak tahan dan ia keluar dari tempat gantinya lalu berteriak pada lawan main lian dan assistennya kalau ia tidak mau mendengarnya lagi 
 
lalu pergi kekamar mandi untuk meluapkan kemarahannya.
Sementara itu, Lian sedang syuting acara untuk diwawancara, wartawan menanyakan apakah sekarang ia menyukai seseorang 
 
lian menjawab tidak dan meyakinkan kalau ia tidak memiliki hubungan dengan siapapun saat ini.
Dujin meninggalkan proses syuting karena ditelfon gong xi yang menanyakan jadwal lian untuk besok, du jin mendengarnya curiga tapi ia pikir mungkin gong xi ada rencana dan bisa membantu lian lalu ia memberitahu jadwal lian dan menyuruh gong xi untuk datang kerumah lian dan memasak makanan untuknya karena beberapa hari ini ia tidak makan dengan baik, du jin menyuruh gong xi untuk memastikan kalau lian makan, 
 
gong xi berbelanja bahan makanan dan memilih-milih karena ia tidak tahu apa yang lian suka.
 
Lian sedang dalam perjalanan pulang, sambil menyetir ia terus memikirkan perannya untuk drama dark moon 
 
ditengah perjalanan ia melihat gong xi membawa beberapa kantong plastic, ia berhenti untuk bicara dengan gong xi, ia bertanya “kenapa kau disini?”
Gong xi jawab kalau ia akan kerumahnya, melihat gong xi membuatnya teringat dengan ucapan coco yang mengatakan cinta adalah saat ia bertemu akan membuatnya merasa dia cantik.
Gong xi meminta tumpangan agar ia bareng kerumahnya namun fikiran lian masih dipenuhi dengan ucapan coco padanya dan hanya memandang gong xi sampai gong xi menyuruh lian untuk membuka pintu mobilnya yang membuatnya sadar dari lamunannya.
 
Du jin sedang makan sendirian, ia bertanya-tanya apakah lian sekarang sudah makan?
 
 
 
Lalu ia membayangkan kalau lian senang sekali dengan kedatangan gong xi kerumahnya untuk makan bersama (ekspresinya lucuuu^^)
Sesampainya dirumah lia, gong xi duduk dan dtuangkan minum oleh lian 
Gong xi merasa sikap lian aneh dengan senyuman lian, lalu ia bertanya apakah ia marah? Dengan senyuman lian bilang jika ada seseorang yang datang dengan membawa barang belanjaan yang berat untuk memasakkan makanan untuknya dan orang itu marah, ia malah akan bertanya dengan mentalnya.
Melihat lian yang tersenyum dan melihatnya gong xi merasa yang seharusnya terganggu mentalnya adalah lian karena sejak bertemu dijalan tadi lian sangat lembut yang membuatnya gemetar. 
Lalu gong xi ingat kejadian tadi saat ia masuk ke mobil lian dan lian senyum melihatnya yang membuatnya merasa senyum lian sangat lembut dan membuat hidupnya berbahaya dengan melihatnya. Dan lian bertanya “tadi kau bilang mau kerumahku untuk apa?”
Gong xi yang merasa dirinya tak karuan karena efek senyum lian menjawab dengan memalingkan mukanya “ du jin menyuruhku untuk memasakan makan malam untukmu”
Lian masih dengan senyumnya bilang “maaf sudah mengganggumu”
Makanan sudah siap di meja makan dan gong xi sibuk dengan menonton tv sampai lian bilang kalau sudah waktunya makan (pokoknya disini lian terus-terusan memandang gong xi sambil senyum), 
 
merekapun makan, lian mencoba masakan gong xi dan bilang kemampuannya tidak buruk.
Gong xi merasa ada yang aneh dengan lian karena hari ini ia terus-terusan tersenyum, dia juga memujiku, mudnya hari ini sulit untuk dimengerti oleh orang lain. Ia berterima kasih dengan adanya tv karena sudah membuatnya tidak canggung dan ada hal yang ia bisa liat 
 
ia berkomentar dengan acara tv yang menayangkan pasangan dengan perbedaan usia dan membahasnya dengan lian namun lian malah mematikan tv dan melanjutkan makan 
 
namun saat makan ia trus-terusan memandang gong xi sampai gong xi bilang “kenapa kau melihatku seperti itu?”
“tidak apa-apa” sambil tetap menebar senyuman
Lian mengantarkan gong xi pulang, gong xi dimobil merasa ada sesuatu dengan lian,kenapa ia terus menerus memandangnya dan ia menatapnya begitu lama.
Saat gong xi melihat jalan dari jendela, lian sambil menyetir curi-curi mamandangnya (aduh bang tar kalo nabrak gimana)
Setelah sampai lian berterima kasih dan bilang masakannya benar-benar enak

Gong xi jadi berfikir kalau lian marah karena dia mengucapkan terima kasih tanpa melihatnya. Tapi gong xi berkata “aku sudah mengganggu waktunya yang seharusnya digunakan untuk istirahat atau hal lainnya yang lebih penting”
“jangan berkata begitu, aku…..” lian menghentikan kalimatnya dan langsung mau pergi
 
kemudian gong xi bilang “dihatiku kau adalah actor terbaik yang tidak bisa dibandingkan dengan siapapun, aku akan menunggumu kembali ke film sebagai jia yue”
Lian tampak tersentuh dan mengucapkan terima kasih
Dalam perjalanan lian terngiang-ngiang ucapan gong yang bilang “dihatiku kau adalah actor terbaik yang tidak bisa dibandingkan dengan siapapun, aku akan menunggumu kembali ke film sebagai jia yue”
 
Ia langsung menghentikan mobilnya dan berkata pada dirinya sendiri “du he lian akuilah kau sudah jatuh cinta dengannya
 
Esok harinya gong xi ke studio untuk memakai kostum ayamnya
Du jin sedang menemani lian diruangan studio 
 
namun lian daritadi hanya mendengarkan music 
 
beberapa saat kemudian terdengar bunyi ketukan pintu 
Coco masuk keruangan lian yang membuat dujin bertanya siapa dirinya dan coco bilang tadi ia lihat papan dpintunya bertuliskan namanya(lian) jadi ia masuk karena ada sesuatu yang akan ia katakana, 
 
setelah mendapat ijin dari lian du jin meninggalkan mereka untuk bicara.
Kembali kelokasi syuting, direktur LME datang dan menyuruh sutradara untuk mengganti lian karena sebelumnya ia sudah memperingatkannya, sutradara masih ingin lian yang menjadi pemeran utamanya dan akan menunggu lian,
Direktur menyuruhnya untuk ganti, bagaimana kalau sampai akhir lian tidak datang, direktur akan bertanggung jawab dengan mengganti semua kerugian.
Sutradara bingung bagaimana cara memberitahu lian namun ini keputusan yang sudah diambil direktur

=================Bersambung=================

Leave a Reply

COMMENT after Read this blog PLEASE

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Translate This Blog